Kopi Menyebabkan Darah Tinggi? Simak Tips Agar Tetap Sehat!

Kafein dalam kopi menyebabkan darah tinggi, bahkan meski kamu tidak memiliki tekanan darah tinggi. Simak Tips agar tetap sehat!

indiffs –  Tidak sedikit dari banyak orang yang menyukai kopi. Namun, apakah kopi bisa menyebabkan darah tinggi?  Dilansir dari halodoc, kafein dalam kopi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam jangka pendek, bahkan meski kamu tidak memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi). Diketahui bahwa kafein dalam kopi dapat memblokir hormon yang membantu menjaga arteri melebar.

Kafein juga dapat menyebabkan kelenjar adrenalin melepaskan lebih banyak adrenalin. Itulah yang menyebabkan terjadinya tekanan darah meningkat. Beberapa orang yang secara teratur minum-minuman berkafein memiliki tekanan darah rata-rata yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak minum.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Siloam, dr Vito Damay, SpJP(K), MKes, AIFO-K, FIHA, FICA, FAsCC, menjelaskan minuman kopi memang bisa memicu darah tinggi. Akan tetapi, respon darah tinggi tidak selalu terjadi.

Menurutnya, secara umum tekanan darah akan naik sedikit apabila mengonsumsi kopi, begitu pula dengan detak jantung. “Bisa dong, tapi respon darah tinggi tidak selalu terjadi. Namun secara umum tekanan darah akan naik sedikit kalau konsumsi kopi demikian pula detak jantung,” tuturnya saat dihubungi oleh detik, Jumat (29/7/2022).  Dikutip dari health.detik.

Adapun cara mengonsumsi kopi agar tetap sehat:

1. Sebisa Mungkin Menghindari Kafein Saat Sore

Kandungan kafein dalam kopi ini tinggi sehingga membuat kamu menjadi lebih bersemangat. Hal ini berpengaruh pada malam hari nya, dimana pada saat itu tubuh kita membutuhkan waktu untuk beristirahat akan tetapi pengaruh kandungan kafein ini yang membuat untuk kesulitan tidur untuk beristirahat.

2. Hindari Menambahkan Gula Terlalu Banyak

Kopi ini biasanya memiliki rasa yang pahit, cara alternatifnya ialah dengan menambahkan gula. Namun alangkah baiknya menghindari gula terlalu banyak karena bisa menyuplai kalori ke dalam tubuh.

3. Minum Kopi Sehabis Makan

Tidak dipungkiri tidak sedikit orang yang mengonsumsi kopi setelah makan, dengan beralasan kopi sebagai penyempurna. Namun alasan tersebut lebih baik dibandingkan minum kopi sebelum makan karena pada saat itu posisi perut kita sedang kosong dan bisa meningkatkan asam lambung.

4. Hindari Krimer

“Krimer itu ‘isinya’ lemak. Jadi ketika banyak pakai krimer di kopi, lemaknya semakin banyak juga yang masuk ke tubuh.” Dalam 1 sendok teh kopi krimer bubuk mengandung 11 kalori dengan kandungan lemak 0,71 gram. Sementara kebutuhan lemak lima sendok makan (67 gram) per hari. “Ini total per hari ya, sedangkan biasanya orang pakai krimer rata-rata lebih dari satu sendok teh, dan makanan mereka sudah tinggi lemak, jadi hati-hati”. “Sebaiknya ganti krimer dengan susu non-fat, low fat, susu kedelai, atau susu almond”. Dikutip dari cnnindonesia

5. Pilih Jenis Kopi yang Lebih Sehat

Seperti memilih kopi yang organik karena tidak memiliki bahan pestisida. Pestisida dan  inilah yang harus di hindari karena memiliki kandungan bahan kimia.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru