Lesti Kejora Alami KDRT, Begini Hukumnya Dalam Agama Islam

Wiwin Indriani 0 Komentar

Kekerasan dalam rumah tangga sendiri dilakukan oleh suami maupun istri. Berikut ini penjelasan hukum KDRT dalam agama Islam

INDIFFS.COM – KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga memang bukanlah hal yang tabu dalam kehidupan di masyarakat. Kekerasan dalam rumah tangga sendiri dilakukan oleh suami maupun istri. Namun dalam hal ini, suami cenderung melakukan tindak kekerasan, sementara istri yang menjadi korbannya. Dalam Islam pun banyak yang menyinggung hukum KDRT ini.

Hukum KDRT Menurut Islam

Islam adalah agama yang mengusung perdamaian dan anti kekerasan. Ketika kekerasan terjadi dalam rumah tangga, maka dipastikan keharmonisan keluarga terkoyak, dan berbagai prahara tidak terelakkan. Batin menjadi menderita lantaran orang yang semestinya mencurahkan segala cinta dan perhatiannya justru berbalik arah dengan melakukan kezaliman dalam ucapan maupun perbuatan.

Melansir dari NU Online, KDRT yang dilakukan oleh seorang suami kepada istri hukumnya adalah haram. Perilaku KDRT suami juga bisa menjadi dasar atau alasan bagi seorang istri menggugat cerai suaminya. Bahkan, pengadilan bisa menjatuhkan cerai tanpa ada gugatan dari istri.

Banyak juga ayat-ayat dalam Al-Quran yang melarang terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, salah satunya pada surat An Nisa ayat 19 yang berbunyi sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَحِلُّ لَكُمْ اَنْ تَرِثُوا النِّسَاۤءَ كَرْهًا ۗ وَلَا تَعْضُلُوْهُنَّ لِتَذْهَبُوْا بِبَعْضِ مَآ اٰتَيْتُمُوْهُنَّ اِلَّآ اَنْ يَّأْتِيْنَ بِفَاحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوْهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ ۚ فَاِنْ كَرِهْتُمُوْهُنَّ فَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّيَجْعَلَ اللّٰهُ فِيْهِ خَيْرًا كَثِيْرًا

Artinya: “Wahai orang-orang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.”

Dalam pernikahan, suami harus banyak bersabar saat menghadapi istri, supaya dijauhkan dari KDRT. Setiap pernikahan tentunya tak ada yang mulus, ketika pertengkaran terjadi, sudah seharusnya suami bisa bersikap dewasa dan bertindak dengan ‘kepala dingin’ tanpa melibatkan emosi berlebihan. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا

Artinya: “Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR. Muslim)

Dilansir dari muslimah.or.id, dari penjelasan Ulama, makna bengkok yaitu; Makna yang menggambarkan sifat wanita, yaitu “kebengkokan” yang perlu diluruskan oleh suami mereka dan wali laki-laki mereka serta dijaga, karena memang wanita terkadang lebih mengutamakan perasaan daripada akal mereka.

Al-Quran sebagai panduan hidup umat muslim juga telah menjelaskan bahwa hubungan pernikahan itu perlu dilandasi dengan ketenteraman, rasa cinta, kasih sayang, perdamaian, keadilan, kenyamanan, serta rasa aman.

Seperti penjelasan diatas, bahwa hukum KDRT dalam agama Islam adalah haram dilakukan. Sudah seharusnya baik suami maupun istri saling mencintai, menghargai, dan melindungi.

Demikian penjelasan hukum KDRT dalam Islam yang dilansir dari berbagai sumber. Apabila tindakan KDRT sudah terlanjur terjadi, jangan ragu untuk segera mencari bantuan.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru