Makna Rukun Iman yang Wajib di Ajarkan Kepada Anak

Dini NHaH 0 Komentar

Rukun iman terdiri dari enam pilar yang menjadi landasan kepercayaan bagi setiap muslim untuk kehidupan sehari-hari.

indiffsRukun iman merupakan salah satu fondasi dasar dalam menjalani agama islam. Jika tidak mempunyai iman, maka seseorang yang mengaku muslim belum sah atau resmi dianggap sebagai penganut ajaran Islam. oleh sebab itu, seorang muslim wajib mengetahui makna rukun iman terutama perlu diajarkan sejak dari usia dini.

Kata ‘rukun‘ sendiri memiliki arti dasar atau pokok yang harus dikerjakan. Sementara ‘iman‘ bermakna yakin atau percaya. Umat Islam wajib memahami dan mengamalkan tiap rukun iman di kehidupan sehari-hari . Apabila belum hafal dan memahami arti dari rukun iman, kemungkinan akan lebih sulit untuk mengamalkannya. Oleh sebab itu, simak urutan rukun iman beserta maknanya dibawah ini agar kamu semakin paham ya.

1. Iman kepada Allah SWT

Iman kepada Allah SWT adalah rukun iman yang paling utama. Ini merupakan pilar pertama dan terpenting. Percaya kepada Allah berarti percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yang layak disembah, konsep ini dikenal sebagai Tauhid. Dalam Islam, keesaan Tuhan berarti Allah adalah satu dan tidak ada Tuhan selain Allah.

2. Iman kepada Malaikat

Iman kepada para malaikat berarti percaya jika malaikat itu ada dan senantiasa mengawasi perbuatan baik dan buruk manusia. Malaikat adalah makhluk ghaib ciptaan Allah yang terbuat dari cahaya (Nur) dan bertugas untuk menjalankan perintah dari Allah untuk mengawasi seluruh umat manusia dan jin.

3. Iman kepada Kitab-kitab-Nya

Allah SWT menyampaikan ajaran Islam melalui wahyu yang diturunkan pada malaikat di mana mereka akan menyampaikan wahyu itu kepada para rasul dan menjadi kitab. Ada empat kitab suci yang diturunkan Allah pada umat-Nya lewat para Rasul. Ini meliputi kitab Zabur, kitab Taurat, kitab Injil, dan Al-Qur’an. Sebagai muslim, wajib mempercayai adanya kitab ini sebagai ajaran dari Allah SWT.

4. Iman kepada Rasul dan Nabi Allah SWT

Rukun iman keempat yaitu iman kepada Nabi dan Rasul. Ini artinya, umat islam harus beriman kepada semua nabi dan rasul yang diutus oleh Allah dan bahwa Nabi Muhammad saw. adalah utusan yang terakhir dari mereka. Sebagian besar utusan Allah diutus untuk suatu bangsa tertentu kecuali Nabi Muhammad, yang diutus untuk memberi petunjuk kepada seluruh umat manusia.

5. Iman kepada Hari Kiamat

Iman kepada hari kiamat adalah mempercayai bahwa hari akhir benar-benar ada. Kiamat adalah hari dimana seluruh alam semesta dihancurkan dan dimusnahkan. Beriman kepada hari akhir merupakan percaya bahwa ada kehidupan setelah kematian, dimana kehidupan yang kekal sesungguhnya ada di Akhirat.

6. Iman kepada Qada dan Qadar

Umat muslim wajib percaya kepada qada dan qadar yang merupakan takdir Allah yang baik maupun buruk. Takdir merupakan ketentuan yang terjadi di alam semesta. Hal ini terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 36, yang artinya : “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka).

Demikianlah makna dari 6 rukun iman, semoga dapat dipahami dan diamalkan ya. Semoga bermanfaat

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru