Masjid Al-Ghamamah, Tempat Baginda Rasulullah Berdoa Minta Hujan

Admin 0 Komentar

Masjid Al-Ghamamah yang terletak 500 meter di barat daya Masjid Nabawi, merupakan salah satu situs bersejarah paling terkemuka di Madinah.

Indiffs – Masjid Al-Ghamamah yang terletak 500 meter di barat daya Masjid Nabawi, merupakan salah satu situs bersejarah paling terkemuka di Madinah. Masjid ini telah dikaitkan dengan perjalanan Rasulullah dan dikenal sebagai tempat terakhir dimana beliau melakukan doa meminta turun hujan.

Menurut Muslim Nasution dalam Tapak Sejarah Seputar Mekkah-Madinah (1999), yang dinamakan Al-Ghamamah karena disanalah Nabi Muhammad memohon kepada Allah agar segera diturunkan hujan guna membantu para penduduk Madinah yang dilanda kekeringan. Begitu Nabi Muhammad selesai berdoa dalam rangka shalat istiqsa, awan (al-ghamamah) datang, lalu turun hujan dengan lebat.

“Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Zaid, dikatakan bahwa Nabi Muhammad mengajak para penduduk pergi ke al-mushalla untuk melakukan shalat istiqsa. Beliau membalikkan selendangnya, dan shalat mengimami kami dua rakaat dengan mengeraskan bacaannya dalam dua rakaat itu. Lalu mereka dituruni hujan,” hadis sahih Al-Bukhari.

Alasannya pendiriannya memiliki kisah tersendiri. Menurut Muslim Nasution, masjid itu awalnya adalah hanya tanah lapang. Dan disanalah Nabi Muhammad pertama kali melaksanakan shalat Idul Fitri, yakni pada tahun kedua Hijriah. Semakin masa perkembangan yang maju, masjid itu pun didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada baginda Rasulullah SAW.

Masjid ini pun telah dirawat dan di renovasi selama era Raja Salman, yang menunjukkan minat dan kepedulian yang besar terhadap gaya arsitekturnya. Supaya orang-orang mendapatkan manfaat dari melakukan shalat didalamnya dan merangkul banyak kegiatan keagamaan dan budaya, dan meningkatkan nilai sejarah yang berkaitan dengan perjalanan Rasulullah SAW.

Masjid al-ghamamah dengan desain interiornya yang indah

Masjid al-ghamamah dengan desain interiornya yang indah – PT Mustaka Multi Tehnik

Masjid ini yang ditutupi dari luar dengan batu basal hitam. Kubah dan dinding interiornya di cat dengan warna putih. Sedangkan lengkungannya di arsir hitam untuk melengkapi masjid yang sangat indah.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru