Mood Swing: Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Hannii 0 Komentar

Setiap orang pasti pernah mengalami perubahan suasana hati. Perubahan suasana hati ini lebih populer dengan istilah mood swing.

INDIFFS.COM – Setiap orang pasti pernah mengalami perubahan suasana hati. Perubahan ini wajar terjadi, karena bergantung pada situasi dan kondisi yang dialami seseorang pada saat itu. Perubahan suasana hati ini lebih populer dengan istilah mood swing.

Mood yang berubah-ubah ini sebenarnya wajar hingga taraf tertentu. Namun, perubahan mood juga bisa terjadi sangat ekstrem, serius, dan tanpa alasan yang jelas. Jika sudah seperti ini, kemungkinan terbesar akan mengganggu kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan, karier, hingga kesehatan fisik.

Apa Itu Mood Swing?

Mood swing adalah perubahan suasana hati atau mood yang di mana orang lain dapat melihatnya. Pada umumnya, terjadinya mood swing merupakan respon tubuh terhadap situasi atau kondisi yang sedang terjadi. Respon tubuh seperti itu masih bisa dikatakan sebagai perubahan suasana yang wajar.

Akan tetapi, kondisi mood swing bisa dikatakan tidak wajar jika tak ada alasan yang jelas kenapa perubahan suasana hati bisa berubah-ubah begitu saja. Perubahan mood seperti itu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari terutama yang berkaitan dengan pekerjaan atau tugas-tugas sekolah. Bahkan, perubahan mood tanpa sebab yang jelas bisa membuat hubungan dengan kekasih atau keluarga menjadi terganggu.

Penyebab Mood Swing

Penyebab moodswing bisa dipengaruhi oleh berbagai kondisi tubuh, salah satunya adalah kondisi hormon. Hal inilah yang menyebabkan moodswing sering kali terjadi pada perempuan. Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab mood swing:

  • Stres

Penyebab mood swing yang pertama adalah stres. Stres kronis dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, serta membuat kamu merasa sedih dan marah. Saat stres, kamu mungkin kehilangan kualitas tidur yang dapat memengaruhi suasana hati. Olahraga adalah cara yang baik untuk meredakan stres dan membantu membuat kamu merasa lebih baik.

  • Kondisi atau Keadaan

Seseorang yang sedang mengalami kemacetan, sedang menunggu keterlambatan kereta, dan sebagainya bisa menyebabkan mood swing. Keadaan-keadaan seperti itu akan membuat diri kita menjadi bosan dan lebih lelah.

Jika sedang berangkat kerja, maka bisa kena teguran oleh atasan dan jika pulang kerja rasa lelah akan semakin meningkat, sehingga kondisi emosi menjadi tidak stabil dan lebih cepat untuk marah atau kesal.

  • Masa Pertumbuhan

Anak-anak dan remaja juga dapat mengalami perubahan mood dan mungkin mudah tantrum seiring mereka belajar mengatur emosi nya. Hal ini normal dan menjadi bagian dari pengembangan emosi yang dibutuhkan.

Namun, moodswing dan tantrum yang tidak biasa juga perlu diwaspadai karena merupakan salah satu tanda Si Kecil mungkin mengidap kelainan yang belum teridentifikasi, misalnya Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Pada remaja, mood swing cenderung terjadi akibat perubahan hormon hingga mereka menginjak umur dewasa dan perlahan akan stabil.

  • ADHD

Penyebab mood swing akibat gangguan mental selanjutnya adalah ADHD. Jika kamu memiliki masalah attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau hiperaktif, kamu mungkin tidak dapat mengendalikan impuls dengan baik.

Kamu akan cenderung marah atau frustrasi tiba-tiba, bahkan untuk hal-hal kecil, seperti antrean panjang atau kemacetan lalu lintas. Orang dengan ADHD lebih cenderung menjadi depresi atau memiliki masalah lain yang berkaitan dengan suasana hati.

  • Kurang Tidur

Kurang tidur dapat menjadi menjadi penyebab mood swing. Otak dan tubuh kemudian akan pulih dari beragam peristiwa saat tidur. Jika tidak cukup istirahat, tubuh tidak akan sepenuhnya merasa segar. Jadi, ketika kekurangan tidur, sangat mungkin untukmu merasa kesal dan kamu. Kamu juga akan cenderung membuat pilihan yang buruk sepanjang hari, dan membentak banyak orang.

  • PMS

Banyak wanita mengalami sindrom pramenstruasi (PMS) beberapa hari sebelum haid. Hal ini kemudian dapat memicu berbagai gejala kram, sakit kepala, dan perubahan mood atau suasana hati. PMS juga akan membuatmu merasa murung atau sedih tanpa pemicu yang jelas. Bisa jadi hal ini terjadi karena kadar hormon tertentu yang turun pada saat tertentu. Setelah menstruasi datang, kadar hormon ini akan mulai meningkat, dan akan membantu menstabilkan suasana hati.

  • Makanan

Makanan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab mood swing. Selain menyediakan energi untuk kita beraktivitas, makanan dapat memengaruhi mood dengan merangsang produksi dopamin. Dopamin adalah senyawa kimia dalam otak yang membuat kita merasa senang, bahagia, dan puas, untuk mendorong kita mengulang perilaku menyenangkan tersebut.

  • Efek Samping Obat

Efek samping obat yang diminum oleh seseorang bisa menimbulkan terjadinya mood swing. Efek samping ini bisa menyebabkan pekerjaan yang kita kerjakan menjadi terganggu. Oleh sebab itu, ketika minum obat sebaiknya dilakukan ketika sedang ingin ber-isitirahat agar aktivitas yang dijalani tidak terganggu. salah satu jenis obat yang dapat menyebabkan mood swing adalah kortikosteroid (prednison).

Cara Mengatasi Mood Swing

Setelah mengenali berbagai penyebab moodswing, kamu tentu juga perlu mengetahui cara menanganinya. Agar tidak terjadi berkelanjutan atau secara berulang dan mengganggu rutinitas harian, berikut beberapa cara mengatasi mood swing, yang telah dilansir dari berbagai sumber:

  • Olahraga Teratur Untuk Memicu Mood yang Bahagia

Dengan berolahraga penting untuk menjaga kesetabilan emosi. Kamu bisa memulai untuk membiasakan diri untuk berolahraga minimal 30 menit per hari.

Tak perlu terlalu berat di awal, kamu bisa melakukan olahraga ringan, misalnya saja berjalan kaki, bersepeda, lari kecil, atau jogging. Kemudian baru meningkatkan intensitas nya secara bertahap. Manfaat olahraga rutin tak hanya dapat mengendalikan perubahan mood secara drastis, tetapi dapat pula berdampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan.

  • Menggunakan Mood Diary

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mencatat segala kejadian yang bisa memicu perubahan suasana hati. Kamu bisa menyiapkan satu buku sebagai mood diary. Saat kamu sedang merasakan mood berubah dengan begitu cepat, kamu bisa mencatat nya di buku diary ini.

Catatlah setiap detail permasalahan yang menjadi penyebabnya, supaya kamu bisa segera mengambil keputusan dalam menghadapi setiap perubahan situasi. Ini bertujuan agar ke depannya kamu bisa menghindari hal-hal yang bisa memicu perubahan mood.

  • Mengonsumsi Makanan yang Sehat

Memakan makanan sehat, tak hanya membuat tubuh menjadi sehat. Manfaat lainnya, kamu juga dapat mengendalikan mood swing yang sering melanda.

Kamu bisa memulai ubah gaya hidup dan pola makan, dengan cara mengganti menu hidangan yang kaya akan nutrisi. Kamu juga bisa beralih pada camilan sehat seperti jus sayur atau buah-buahan. Hal tersebut bertujuan agar kesehatan dapat terjaga dengan baik, yang akan berdampak pada kesetabilan emosi.

  • Tidur yang Cukup

Cukup tidur bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasi mood swing. Hal ini dikarenakan, saat tertidur lelap, tubuh menjadi beristirahat dan lebih rileks.

Namun sebaliknya, kurang tidur bisa membuat orang menjadi lebih emosional, kurang konsentrasi dan cepat tersinggung bahkan dengan hal-hal yang kecil. Kamu disarankan untuk tidur yang cukup di malam hari, selama kurang lebih 7 hingga 8 jam.

Itulah penjelasan terkait mood swing. Mood swing yang terjadi tanpa penyebab yang jelas bisa menjadi salah satu gejala dari gangguan kesehatan mental seseorang. Jika sudah sering mengalami mood swing tanpa alasan yang jelas, sebaiknya segera konsultasi ke psikiater atau psikolog.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru