Perbedaan Hari lahir Pancasila Dan Hari Kesaktian Pancasila

Admin 0 Komentar

Banyak mengira bahwa Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila itu sama. Namun, dibalik sejarah makna tentunya ini memiliki perbedaan.

INDIFFS.COM – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni, namun kebanyakan orang sering keliru dan sulit membedakan antara hari lahir pancasila dengan hari kesaktian pancasila yang diperingati pada tanggal 1 Oktober. Jika dilihat dari namanya, keduanya sama-sama mengunakan kata lambang negara Indonesia, yaitu Pancasila.

Meskipun keduanya telah di kenal luas oleh bangsa Indonesia dan hampir dipandang sama, akan tetapi keduanya memiliki perbedaan sejarah dan makna antara hari lahir pancasila dengan hari kesaktian pancasila.

Lantas apa saja perbedaan nya? Untuk itu, simak artikel berikut ini!

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila

Perlu diketahui antara Hari Lahir Pancasila dengan Kesaktian Pancasila, yang dimana keduanya memiliki sejarah serta makna yang berbeda.

Hari Lahir Pancasila

Hari lahir pancasila ini di peringati setiap tanggal 1 juni setiap tahunnya, dan di jadikan sebagai hari libur nasional. Tak hanya itu, hari lahir pancasila ini memiliki sejarah yang berhubungan dengan perumusan dasar negara Republik Indonesia pada momen sidang BPUPKI.

Pada sidang BPUPKI tersebut lah Presiden Soekarno mengemukakan 5 sila sebagai gagasan dasar Negara Indonesia. Meskipun telah menjadi perdebatan para tokoh tokoh bersejarah, namun pada akhirnya sila 5 dasar itulah yang menjadi dasar negara Indonesia hingga saat ini.

Akan tetapi pada saat masa orde baru, tanggal 1 juni ini belum di peringati sebagai hari lahir pancasila, karena pemerintah hanya memberi perhatian pada tanggal 1 oktober saja yang tepat nya sebagai hari kesaktian pancasila.

Namun, pada tahun 2016 di atas kepemimpinan presiden Indonesia oleh  Presiden Joko Widodo melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016, menjadi penetapan hari lahirnya pancasila dan dijadikan sebagai hari libur Nasional. Meskipun, sebelumnya telah di usulkan oleh Megawati Soekarno Putri kepada Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat sebagai Presiden ke-6 RI dan belum bisa terwujud.

Hari Kesaktian Pancasila

Jika tadi membahas mengenai hari lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni, lain dengan hari kesaktian pancasila yang terjadi pada tanggal 1 Oktober. Tentu keduanya memiliki perbedaan dibalik sejarah dan maknanya. Hari kesaktian pancasila ini dikaitkan dengan peristiwa G30S PKI, dimana tanggal 1 Oktober ini di tujukan kepada rakyat Indonesia untuk mengingat peristiwa pemberontakan PKI yang telah terjadi pada bulan September tahun 1965.

Berbeda dengan Hari Lahir Pancasila yang baru di peringati sebagai hari libur nasional pada tahun 2016 lalu, sedangkan hari kesaktian pancasila ini telah menjadi hari libur nasional sejak lama. Dimana ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri atau Panglima Angkatan Darat Jenderal Soeharto pada 17 September 1966.

Tak hanya itu, Hari Peringatan Kesaktian Pancasila ini menjadi momen yang mencengangkan. Jika mengingat pada saat itu terjadinya pemberontakan oleh pasukan komunis yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia. Apalagi peristiwa G30S PKI memang begitu membekas dalam sejarah bangsa ini, yang pada saat itu penculikan dan pembunuhan para jenderal Indonesia.

Adapun, tujuan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober ini ialah untuk kembali mengingat sejarah perjuangan pahlawan bangsa dalam mempertahankan ideologi Pancasila, juga ditujukan untuk membangkitkan nasionalisme dan patriotisme.

Itulah beberapa Informasi tentang perbedaan antara Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian pancasila, yang dimana keduanya memiliki sejarah serta makna yang berbeda.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru