Sholawat Fatih: Arab, Latin, Arti Dan Faedah Membacanya

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Banyak sekali jenis sholawat yang dapat di lafalkan dan memiliki fadhilah keutamaannya, yakni dengan membacakan sholawat fatih ini.

Indiffs – Membaca sholawat sudah menjadi keharusan bagi setiap umat muslim. Banyak sekali macam macam Sholawat Nabi yang bisa di lafal kan, seperti sholawat nariyah, sholawat Busyro, Sholawat Thibil qulub, dan banyak lagi. Namun tetap melafalkan lafadz SholuA’lannabi itu sudah termasuk ke dalam sholawat. Juga Banyak sekali keutamaan membaca sholawat kepada nabi, termasuk membaca sholawat fatih ini.

Sholawat Fatih

Adapun bacaan sholawat fatih beserta terjemahannya, ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

Allahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa Muhammadinil Faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa, wan naashiril haqqa bil haqqi, wal haadi ila shiratin mustaqim  Shallallaahu ‘alayhi, wa ‘alaa alihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim.

Artinya,“Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung”.

Fadhilah Membaca Sholawat Fatih

Adapun Keutamaan membaca sholawat fatih ini ialah,

  • Terbebas dari siksa neraka
  • Mendapatkan pahala setara sepuluh ribu kali pahala sholawat
  • Melipat gandakan pahala
  • Dijauhkan dari mala petaka dan bahaya
  • Dapat Menetapkan Iman
  • Menghilangkan Perasaan resah
  • Mempermudah Datangnya Hidayah
  • Membebaskan dari lilitan Hutang

Pada dasarnya, tujuan kita membaca sholawat yaitu agar di akhirat nanti kita akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW. Hukum untuk bersholawat telah secara jelas diterangkan dalam Alquran. Bahkan, sebetulnya tak hanya manusia saja, Allah SWT serta para malaikat juga ikut bersholawat, yang dapat dijelaskan dengan ayat berikut:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Innallaha wamalaaikatahu yusholluuna alannabi yaa ayyuhalladzina aamanu shollu alaihi wasallimuu tasliima

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”

Ulama memperkenalkan banyak lafal shalawat. Hal ini tidak menjadi masalah. Yang perlu dihindari adalah penggunaan lafal yang tidak layak bagi para nabi dan rasul seperti lafal “rahimahullāh atau rahimahumullāh”, “radhiyallāh ‘anhu atau ‘anhum”, atau “karramallāhu wajhahū atau ‘anhum.” Dikutip dari nu online.

Meski begitu tetap ibadah yang utama kepada Allah Subhanahu Wata’la wajib dilakukan. Dan membacakan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW dimaksudkan untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allah SWT untuk keselamatan dan kesejahteraan. Wallahua’lam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru