Terkuak! Ini Alasan Trofi Asli Piala Dunia Tak Boleh Dibawa Pulang

Hani Hnsa 0 Komentar

Meskipun Prancis dan Argentina berpeluang untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2022, namun, trofi tidak boleh dibawa pulang Negara pemenang.

INDIFFS.COM – Timnas Prancis akan bertemu Timnas Argentina di babak final Piala Dunia 2022 Qatar pada Minggu (18/12) di Stadion Lusail Iconic untuk memperebutkan trofi Piala Dunia 2022. Laga pasti ini didapat usai Prancis tumbangkan Maroko dan Argentina tumbangkan Kroasia di babak semifinal.

Meskipun Prancis dan Argentina berpeluang untuk mengangkat trofii Piala Dunia 2022, namun, trofy tidak boleh dibawa pulang Negara pemenang Piala Dunia 2022. Karena, sudah ada aturan dari FIFA tentang larangan memiliki trofi Piala Dunia yang dinamai “Jules Rimet” meski Negara tersebut jadi pemenangnya.

Alasan Trofi Piala Dunia Tak Boleh dibawa Pulang

Alasan kenapa trofi Piala Dunia tidak boleh dibawa pulang oleh sang pemenang, tak lain dan tak bukan adalah perihal keamanan. Melansir NBC Washington, FIFA telah menolak untuk memberikan trofii Piala Dunia yang asli kepada negara yang memenangkan Piala Dunia.

Pasalnya, sepanjang sejarah Piala Dunia trofi kemenangannya telah dicuri sebanyak dua kali. Ketakutan itu mulai terjadi pada 1938 saat adanya ancaman invasi Mussolini dan Nazi.

Wakil Presiden FIFA, Ottorino Barassi yang memegang Jules Rimet lantas mengambilnya dari bank penyimpanan di Italia demi alasan keamanan. Kemudian, ia menyembunyikan trofi tesebut di kotak sepatu yang terletak di bawah tempat tidur. Tak hanya itu, keamanan Jules Rimet menjadi pertanyaan banyak kalangan ketika trofi ini dirampok pada 1966.

Perampokan terhadap Jules Rimet terjadi sebelum Piala Dunia 1966 bergulir dan untungnya ditemukan oleh anjing bernama Pickles. Pickels menemukan Jules Rimet satu minggu setelah raib, dan ditinggalkan begitu saja di tempat sampah dalam kondisi sudah terbungkus koran.

Kasus pencurian ini dikecam oleh berbagai negara, termasuk Abrain Tebel yang saat itu menjabat sebagai pemimpin Federasi Sepakbola Brasil (CBD). Tebel mengklaim jika orang-orang di negaranya, bahkan pencuri sekalipun, sangat menghormati sepakbola.

Saat itu Presiden FIFA, Jules Rimet memberikan hak menyimpan trofi asli pada sebuah negara yang berhasil memenangkan Piala Dunia ketiga kalinya.

Sejak saat itu, Jules Rimet tersimpan di Brasil, tepatnya di bawah pengawasan CBD ketika Brasil Negeri Samba juara Piala Dunia pada 1970. Sayangnya, Jules Rimet yang dicuri setelah Brasil juara Piala Dunia pada 1970 belum ditemukan hingga saat ini.

Ada spekulasi yang berkembang bahwa trofi tersebut sudah dilebur oleh pencuri sehingga wujud aslinya tidak diketahui lagi.

Karena keamanan Jules Rimet begitu krusial, FIFA hanya memamerkan trofi yang asli dalam beberapa kesempatan. Apabila Piala Dunia selesai digelar, Jules Rimet kembali disimpan di markas FIFA yang berada di Zurich, Swiss.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru