Terungkap! Begini Asal-Usul “Huruf K” Bisa Jadi Singkatan Ribuan

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Mengapa huruf "K" menjadi singkatan untuk pecahan ribuan, bagaimana asal-usul dan sejarahnya? Simak penjelasannya berikut ini!

INDIFFS.COM -Penggunaan “Huruf  K” yang digambarkan sebagai ribuan sudah tidak asing lagi di masyarakat. Karena pasalnya, sering kita jumpai di cafe atau tempat lainnya dengan memperlihatkan menu atau daftar harga, yang biasanya tercantum dibelakang angka tersebut dengan huruf “K”.

Mungkin kebanyakan orang tau bahwasannya “K” berarti nominal ribuan. Kendati demikian, tak banyak orang tau mengapa huruf “K” yang dijadikan ribuan dan bukan huruf yang lainnya. Nah, untuk menghilangkan rasa penasaran kamu, simak artikel dibawah ini untuk mengetahui penjelasannya!

Asal Usul “Huruf K”

Tak hanya mempermudah orang-orang dalam menentukan ribuan, “K” juga menyimpan sejumlah sejarah tersendiri lho. Merangkum dari berbagai sumber, pemakaian “K” sebagai pengganti ribuan sebenarnya sudah lama dilakukan, tepatnya sejak tahun 1940-an.

Yang mana, “K” ini merupakan kepanjangan dari kilo, berasal dari bahasa Yunani dan memiliki arti sebagai ribuan.  Mulanya, huruf “K” sebagai pengganti penulisan ribuan dilakukan di dalam budaya Yunani kuno.

Hal ini berasal dari istilah Yunani yakni “chilioi” yang dipakai untuk menyatakan bentuk jamak atau banyak. Seiring berjalannya waktu, kata “chilioi” mengalami perubahan ketika digunakan di Prancis yakni dengan menyingkatnya menjadi “kilo“.

Perkembangan zaman kemudian memunculkan sistem metrik di mana dalam sistem tersebut “kilo” digunakan untuk menyatakan satuan seribu.

Setelah itu, istilah kilo ini pun mulai dilekatkan dengan istilah lain seperti kilo liter (kl), kilo gram (kg), dan lain sebagainya. Dari istilah-istilah tersebut, orang-orang di seluruh dunia pun mulai menggunakan kilo untuk menyebut ribuan dan menyingkatnya menjadi “K” seperti 10K untuk merujuk pada 10.000 dan lain sebagainya.

Penggunaan “K” sebagai pengganti ribu bahkan sudah masuk dalam glosarium buku teks terbitan McGraw-Hill’s yakni Basic Electrical Engineering yang diterbitkan pada tahun 1945 silam. Dua tahun berselang, Radio Corporation of America (RCA) juga memasukkan singkatan “K” dalam glosariumnya yakni Common Words in Radio, Television & Electronics.

Huruf “K” juga marak digunakan sebagai satuan di dalam dunia teknologi. Salah satu contohnya yakni penggunaan istilah 4K yang digunakan untuk menyatakan resolusi 3.840 pixel yang dibulatkan menjadi 4.000.

Seiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan singkatan “K” sebagai pengganti ribu pun semakin marak dilakukan. Hal ini karena, dinilai lebih efektif dan mempersingkat penulisan. Huruf “K” juga dapat mempersingkat penulisan angka dengan nol yang banyak agar lebih hemat tempat.

Keuntungan Menulis “K” untuk Ribuan

Menggunakan huruf “K” dalam menyertakan ribuan tentu memiliki banyak keuntungan. Selain, mempersingkat penulisan, adanya “K” juga dapat menghemat tempat.

Seperti beberapa contoh berikut yang mana mampu menyingkat angka nol terlalu banyak.

  • 1.000 = 1K
  • 10.000 = 10K
  • 100.000 = 1000K
  • 1.000.000. = 1000K

Gaya penulisan tersebutlah yang bisa menyebabkan banyak pelanggan merasa jauh lebih ringan dengan melihat harga tersebut. Terutama, dalam dunia perdagangan dan jual beli.

Nah, demikianlah asal usul penulisan huruf “K” bisa menjadi simbol ribuan. Semoga dengan membaca artikel diatas bisa menambah wawasanmu!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru