Terungkap! Begini Fakta Pembunuhan Berantai Cianjur-Bekasi

Resa Azzahra 0 Komentar

Fakta serial killer Wowon Cs Pembunuhan berantai Cianjur-Bekasi. publik dibuat gempar oleh jejak berdarah tiga pembunuh berantai ini.

INDIFFS.COM – Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan adanya kasus pembunuhan berantai. Fakta nya, kasus pembunuhan berantai ini berada di Cianjur-Bekasi. Selain itu, ada beberapa korban yang tewas dari kasus tersebut.

Para korban dibunuh dengan cara berbeda dan sangat mengenaskan, ada juga kematian satu keluarga yang menjadi korban kasus pembunuhan berantai. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa fakta terkait kasus pembunuhan berantai berikut ini:

1. Menemukan 3 Jenazah dalam Rumah Tersangka

Ketika polisi tengah cek lokasi kasus pembunuhan berantai, ditemukan 3 dan 1 jenazah dirumah kedua tersangka berinisial W dan S. Dalam rumah S (Solihin), polisi menemukan 2 jenazah yang diduga telah dibunuh 2 tahun lalu. Sedangkan W (Wowon), telah ditemukan 1 jenazah yang merupakan anaknya sendiri.

2. Modus Meningkatkan Kekayaan

Pelaku mengaku memiliki kemampuan supranatural yang dapat melipat gandakan harta dan memberikan kesuksesan. Fadil mengatakan Solihin alias duloh mengenalkan diri kepada para korban sebagai orang berilmu yang mampu dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekayaan. Kemudian Aki alias Wowon bertugas untuk memancing dan mencari korban.

3. Motif Pembunuhan Berantai

Dalam kasus di Cianjur, pelaku menipu para korban dengan modus mengaku memiliki kemampuan supranatural untuk memberikan kesuksesan dan kekayaan. Para korban pun telah memberikan sejumlah uang kepada pelaku, kemudian menagih janji kesuksesan dan kekayaan tersebut. Saat itulah para korban dihabisi, lalu jasadnya dikubur di sekitar rumah tersangka.

“Diambil hartanya, lalu dibunuh dengan cara dipukul pakai linggis, lalu ditanam di belakang rumah untuk menghilangkan jejak,” kata Fadil.

Sedangkan di Bekasi, korban di racuni, lantaran para korban mengetahui penipuan dan pembunuhan sebelumnya dilakukan oleh Wowon bersama adiknya bernama M Dede Solehudin beserta tetangganya Solihin alias Duloh.

4. Merenggut 8 Korban

Dalam kasus ini terdapat 8 korban jiwa berasal dari Cianjur dan Bekasi. Lebih tepat nya ada 9 korban diantaranya 8 korban tersebut tewas dan 1 orang lagi sedang dirawat. Yakni diantaranya yang berasal dari Cianjur:

  1. Wiwin yang diperkirakan tewas pada tahun 2020. Ia dicekik hingga tewas saat menagih hasil penggandaan uang. Jasad Wiwin dikubur di rumah Solihin.
  2. Noneng berprofesi sebagai TKW. Ia diperkirakan tewas pada tahun 2020 dengan dicekik saat menagih hasil penggandaan uang. Jasadnya dikubur di rumah Solihin dan satu liang lahat dengan Wiwin.
  3. Farida yang berprofesi sebagai TKW. Ia juga tewas saat menagih hasil penggandaan uang. Jasadnya dikubur di rumah Solihin.
  4. Bayu ia merupakan anak Wowon dan istrinya, Ai Maimunah
  5. Halimah, istri siri Wowon yang juga ibu dari Ai Maimunah.

Sedangkan di Bekasi, ketiga komplotan tersebut memakan sebanyak 3 korban selaku satu keluarga, yakni:

  1. Ai Maimunah (40) istri siri Wowon.
  2. Ridwan Abdul Muiz (20) mantan suami Maimunah
  3. M Riswandi, anak Maimunah dan mantan suaminya.

5.  Satu Korban Berhasil Kabur

Polda Metro Jaya menyebut bahwa ada satu korban yang berhasil lolos dari pembunuhan berantai oleh Wowon Erawan dan komplotannya di Cianjur. Ada 1 target yang lolos dari pembunuhan para pelaku. Korban tersebut adalah salah satu anggota keluarga tersangka. Bahwasanya salah satu keluarga dekat tersangka menyatakan “Saya juga dulu hampir dibunuh Pak, tapi kemudian saya melarikan diri dan saat ini saya menjadi TKW di luar negeri Saudi Arabia”.

6. Korban di Racun Pestisida

Ketiga tersangka tersebut diduga melakukan pembunuhan dengan memberikan racun pestisida kepada 4 korban di Bekasi dan mengakibatkan 3 diantaranya meninggal dunia. Korban tewas dan masih dirawat tersebut antara lain bernama:

  1. Ai Maimunah (Tewas) istri keenam Wowon.
  2. Ridwan Abdul Muiz (Tewas) anak Ai dan anak tiri Wowon.
  3. M Riswandi (Tewas) anak Ai dan anak tiri Wowon.
  4. Nas (Dirawat).

7. Halimah Istri Wowon Dibunuh Duloh

Satu korban tewas pembunuhan berantai adalah Halimah. Halimah adalah ibu dari Ai Maemunah, yang juga menjadi korban tewas. Sebelum menikahi Maemunah, Wowon ternyata sudah menikahi Halimah. Ternyata Halimah dibunuh oleh duloh, selama ini Wowon tidak mengetahuinya karena Halimah meninggal dunia akibat sakit. Namun nyatanya, Halimah dihabisi duloh dengan cara di cekik saat menderita sakit.

Sebelum menghabisi Halimah, Wowon pun membunuh istrinya yang bernama Wiwin. Wiwin dibunuh bersama anaknya bernama Bayu dan ibunya bernama Noneng di Cianjur.

Tak hanya membunuh Wiwin, Halimah, dan Ai Maemunah, belakangan Wowon pun membunuh wanita bernama Farida.

Farida disebut-sebut sebagai istri sekaligus anak tirinya. Jasad Farida ditemukan di dalam rumah yang beralamat di Kampung Babakan Curug RT 02/06, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang.

Dari beberapa fakta diatas merupakan perbuatan para tersangka. Kini ketiga tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dan Pasal 339 KUHP. Mereka terancam pidana penjara maksimal hukuman mati.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru