Tips Amankan Data Pribadi di Media Sosial, Jangan Sampai Bocor!

Dini NHaH 0 Komentar

Di era digital sekarang, setiap warganet perlu memahami pentingnya perlindungan data dengan mengetahui tips amankan data pribadi saat memakai media sosial.

INDIFFS.COM – Di Indonesia, dalam satu bulan ini masyarakat dihebohkan dengan adanya dugaan kebocoran data. Hal ini semakin membuktikan besarnya ancaman di era digital, apalagi data pribadi kini sama berharganya dengan uang. Maka dari itu, wajib tahu tips untuk amankan data pribadi di media sosial karena itu merupakan sebuah privasi.

Secara garis besar, keamanan data pribadi memang tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait. Mulai dari pemerintah, lembaga keamanan, hingga individu per orang.

Namun, di tingkat perorangan, kesadaran pentingnya mengamankan data pribadi termasuk salah satu kunci awal. Perlu diketahui, data pribadi kerapkali masih dianggap sepele sebagian masyarakat. Padahal, data pribadi jika jatuh ke tangan salah itu sangat berbahaya. Dampaknya bisa sangat merugikan, tidak sedikit yang sudah memanfaatkannya untuk tindak kejahatan.

Lalu bagaimana cara untuk mengamankan data pribadi agar tidak mudah diretas dan dimanfaatkan penjahat? Berikut ini adalah tips jitu diantaranya:

1. Bedakan Alamat Email untuk Media Sosial dan Perbankan

Masih banyak masyarakat yang menggunakan satu alamat email untuk semua kebutuhan mulai dari layanan perbankan, transaksi, media sosial, subscription, dan lainnya. Hal ini akan sangat bahaya bagi data pribadi karena saat email tersebut diserang, semua informasi yang ada di dalamnya bisa rentan dicuri. Maka dari itu, gunakan alamat email untuk tujuannya masing-masing, seperti menggunakan alamat email yang berbeda antara kebutuhan transaksi dan sosial media.

2. Gunakan Password yang Kuat

Masihkah ada dari kamu yang menggunakan password “1-2-3-4-5” atau “A-B-C-D” dan sejenisnya? Kalau iya, segera ganti!

Pada dasarnya, hindari penggunaan password yang mudah ditebak. Bahkan kata sandi menggunakan nama sendiri atau keluarga sebaiknya juga dihindari. Password hendaknya merupakan kombinasi antara huruf besar, angka, atau tanda baca.

3. Jangan Klik Sembarang Link

Sering kita mendapatkan link atau tautan di media sosial. Nah, jangan sembarang mengklik tautan yang mencurigakan ketika berada di media sosial, hal ini untuk menghindari kebocoran data dan serangan phising yang meretas informasi seperti data akun dan data pribadi lainnya.

Selain itu juga, jangan asal mengunduh aplikasi-aplikasi yang mencurigakan atau bukan dari website terpercaya. Cek ulang alamat website yang kita kunjungi, karena pelaku kejahatan juga seringkali memalsukan website untuk memancing pengguna.

4. Hindari Koneksi Wi-Fi Sembarangan

Jangan terhubung dengan Wi-Fi yang tidak aman. Jaringan nirkabel tidak aman mungkin sebenarnya berasal dari laptop atau smartphone terdekat yang mencoba menyambung ke perangkat lain untuk mencuri informasi pribadi. Idealnya, terhubunglah ke SSID yang dikenal dan terpercaya, serta titik akses yang diautentikasi.

5. Ganti Password Secara Berkala

Sebagian masyarakat pasti sudah memahami bahwa mengganti password secara berkala dapat mencegah serangan siber dilakukan dengan mudah. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak melakukannya. Walaupun terkesan simpel, mengganti password secara berkala merupakan salah satu cara paling ampuh dalam menjaga data pribadi agar tidak mudah dicuri.

Itulah beberapa tips untuk menjaga keamanan data pribadi. Mari lebih bijak dalam mengelola dan menggunakan data-data tersebut.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru