Waktu Baik Untuk Ziarah Kubur & Caranya, Umat Islam Wajib Tau!

Admin 0 Komentar

Waktu untuk melakukan ziarah kubur biasanya dilakukan pada saat hari Raya Idhul Fitri. Namun ada beberapa waktu yang bisa kamu ketahui disini

INDIFFS.COM – Kegiatan ziarah kubur menjadi pengingat, bahwa dunia hanyalah perlintasan menuju tujuan akhir, yaitu akhirat. Waktu ziarah kubur yang sering di laksanakan pada saat lebaran dan hal ini adalah sunnah. Ziarah kubur sendiri dianjurkan bagi umat Islam, karena banyak manfaat yang dapat diperoleh.

Waktu Untuk Ziarah Kubur

Setelah mengetahui hukum ziarah kubur saat lebaran, lantas, kapan waktu yang tepat untuk ziarah kubur? Pada saat hari Raya Idul Fitri. Para ulama menyatakan bahwa ada hari-hari yang dianjurkan untuk berziarah diantaranya yaitu hari Kamis setelah sholat Ashar dan Jumat.

Karenanya, banyak orang melazimkan ziarah kubur pada hari Jumat dan waktu Ashar di hari Kamis. Adapun ziarah Nabi Muhammad SAW kepada para syuhada di perang Uhud pada hari Sabtu. Ini lebih karena sempitnya hari Jum‘at oleh berbagai amaliyah fadhilah Jum‘at, sementara mereka jauh dari kota Madinah.

Pada dasarnya ziarah kubur tidak dibatasi oleh hari maupun waktu. Namun, para ulama menyatakan ada hari-hari yang dianjurkan untuk berziarah di antaranya hari Kamis setelah ‘asar dan Jumat yang telah disampaikan sebelumnya. Dan hal ini juga sudah disebutkan dalam kitab L’annat at-Thalibin Juz ll halaman 142 yang berbunyi:

فَقَدْ رَوَى اْلحَاكِمُ عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ مَنْ زَارَ قَبْرَ اَبَوَيْهِ اوَ ْاَحَدَهُمَا فِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّةً غَفَّرَ اللهُ لَهُ وَكَانَ بَارًّا بِوَالِدَيْهِ

faqad rawaa alhakim ean aabi hurayrat radi allh eanh man zar qabr aabawayh aw aahadahuma fi kull jumeat marratan ghaffar allh lah wakan barran biwalidayhi.

Artinya: Hadist riwayat hakim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: Siapa ziarah ke makam orang tuanya setiap hari Jumat, Allah pasti akan mengampuni dosa-dosanya dan mencatatnya sebagai bukti baktinya kepada orang tua”.

Dan ada tata cara yang perlu diperhatikan pada saat berziarah kubur, hal ini bisa kita ketahui dengan beberapa hal berikut ini:

  1. Berwudhu, sebelum melaksanakan ziarah hendaknya kita berwudhu terlebih dahulu untuk menyempurnakan dan mensucikan niat kita da;am menjalankan ziarah.
  2. Mengucapkan salam, ketika hendak masuk pintu gerbang pemakaman, sebaiknya kita ucapkan salam sebagai bentuk penghormatan atau menghargai yang sudah tiada.
  3. Tidak menduduki kuburan dan bernazar dengan niat tertentu yang berkaitan dengan takziah, karena nazar hanya ditujukan kepada Allah.
  4. Tidak boleh mencium atau Menyapu dengan tangan untuk meminta berkah, karena hal ini termasuk ke dalam musyrik.
  5. Berdoa, sampaikan doa kepada Allah yang berisi mohon ampunan, rahmat dan keselamatan.
  6. Jangan lakukan hal yang berlebihan. Salah satu contoh bentuk sikap yang berlebihan dalam konteks kuburan adalah menjadikan makam seperti mesjid. Hal berlebihan lainnya adalah dengan mencium batu nisan atau menangis sambil meratapi makam di depannya. Bersikap berlebihan dalam urusan agama adalah hal yang terlarang, termasuk dalam melaksanakan ritual ziarah ini.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu sampaikan, semoga dapat membantu.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru