Warna Yang Disukai Rasulullah SAW, Selain Warna Hijau!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Terdapat warna yang menjadi kesukaan Nabi Muhammad SAW. Berikut ini ada beberapa warna yang disukai oleh Rasulullah SAW.

INDIFFS.COM –  Nabi Muhammad dianugerahi beragam keistimewaan untuk melancarkan jalan dakwah demi menggenapi ajaran tauhid para pendahulunya. Kisahnya senantiasa menjadi hal menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah mengenai warna yang disukai Rasulullah SAW.

Warna yang Disukai Rasulullah

Selain warna hijau, ada beberapa warna yang disukai oleh Rasulullah SAW diantaranya yaitu berikut ini:

1. Hijau

Dalam hadist diceritakan para sahabat yang melihat Rasulullah SAW mengenakan warna hijau dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya seperti yang diceritakan Abu Rimtsah berikut,

عَنْ أَبِي رِمْثَةَ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ وَعَلَيْهِ بُرْدَانِ أَخْضَرَانِ

Artinya: Abu Rimtsah berkata, “Aku melihat Rasulullah SAW berkhutbah dengan memakai dua selendang yang berwarna hijau.” (HR An Nasa’i).

Hijau juga diceritakan sebagai warna para penduduk surga, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi ayat 31:

اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْاَنْهٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّيَلْبَسُوْنَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِۗ نِعْمَ الثَّوَابُۗ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا ࣖ

Artinya: “Mereka itulah yang memperoleh Surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; (dalam surga itu) mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. (Itulah) sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah.” (QS. Al-Kahfi: 31).

2. Putih

Selain hijau, putih juga merupakan warna yang disukai Rasulullah SAW. Bahkan, dalam hadist yang diceritakan Ibnu Abbas, Rasulullah merekomendasikan penggunaan putih sebagai warna pakaian.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

Artinya: Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Pakailah kalian pakaian yang berwarna putih, karena itu merupakan sebaik-baik pakaian kalian. Kafanilah dengannya mayit-mayit kalian.” (HR At Tirmidzi).

Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menjelaskan, memakai pakaian berwarna putih disunahkan karena Rasulullah telah menilainya sebagai warna paling bersih dan bercahaya.

3. Merah

Nabi Muhammad SAW pernah memakai warna merah, namun warna merah ada yang dilarang dipakai untuk kaum laki-laki. Warna merah yang dilarang yaitu, jika merahnya berasal dari merah secara total (polos) sebagian ulama melarangnya.

Jika merahnya bergaris dan bercorak, baik dari merah atau bukan, tidak apa-apa. Dalam hadist, imam at Tirmidzi berkata:

وَمَعْنَى هَذَا الحَدِيثِ عِنْدَ أَهْلِ العِلْمِ أَنَّهُمْ كَرِهُوا لُبْسَ الْمُعَصْفَرِ، وَرَأَوْا أَنَّ مَا صُبِغَ بِالحُمْرَةِ بِالمَدَرِ أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ، فَلاَ بَأْسَ بِهِ إِذَا لَمْ يَكُنْ مُعَصْفَرًا.

Maksud hadits ini adalah, menurut para ulama, mereka memakruhkan pakaian yang tercelup oleh ‘ushfur (merah), dan mereka memandang tidak mengapa pakaian celupan merah atau selainnya jika bukan berasal dari ‘ushfur (mu’ashfar). (Sunan At Tirmidzi No. 2807).

Sebagian Hanafiyah, Malikiyah, dan Syafi’iyah berpendapat bolehnya pakaian berwarna merah murni tanpa tercampur oleh za’faran dan ‘ushfur. (Al Mausu’ah, 6/132) dari Al Bara bin ‘Azib RA berkata,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرْبُوعًا، وَقَدْ رَأَيْتُهُ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ، مَا رَأَيْتُ شَيْئًا أَحْسَنَ مِنْهُ

Nabi ﷺ adalah orang yang berperawakan sedang, aku pernah melihatnya tengah memakai hullah (pakaian) berwarna merah, aku belum pernah lihat siapa pun yang setampan dirinya. (HR. Al Bukhari No. 5848).

Sebagaian Hanafiyah dan Hanabilah berpendapat dengan pendapat makruhnya memakai pakaian merah selama tidak ada campuran warna lain, ini berlaku buat kaum pria bukan wanita. (Al Mausu’ah, 6/132)

Demikianlah warna yang disukai oleh Rasulullah SAW. selain warna hijau, semoga bermanfaat.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru