Waspada! 9 Penyebab Keguguran Yang Sering Tidak Disadari!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Hindari beberapa aktivitas ini yang menjadi Penyebab terjadinya Keguguran pada ibu hamil. Apa saja? Simak beberapa penjelasan berikut ini!

INDIFFS.COM – Sekitar 30 persen kehamilan di bawah usia 12 minggu banyak mengalami keguguran. Di usia kehamilan yang sangat muda, banyak wanita tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Hal ini yang menjadi salah satu kemungkinan menjadi salah satu penyebab keguguran.

Meski begitu, sebagian penyebab keguguran berulang dapat diidentifikasi. Dan riset menunjukkan bahwa mayoritas perempuan yang mengalami keguguran berulang, akhirnya bisa hamil dan memiliki bayi.

Penyebab Keguguran

Keguguran memang hal yang sangat membuat kecewa apalagi bagi seorang ibu hamil. Tentunya keguguran ini tidak akan terjadi apabila kita tidak melakukan beberapa hal yang dapat menyebabkan keguguran terjadi. Untuk itu, penting diketahui beberapa sebab yang dapat memicu terjadi keguguran, agar sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.

1. Gaya Hidup

Gaya hidup sangat penting untuk diperhatikan, apalagi bagi seorang ibu yang sedang hamil. Hal ini karena gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan risiko keguguran pada ibu hamil. Adapun gaya hidup yang tidak sehat dan sebaiknya dihindari oleh ibu yang sedang hamil ialah merokok, minum alkohol dan melakukan olah raga yang berat-berat.

2. Obat-obatan yang Dikonsumsi

Terkadang ibu hamil sering merasakan pusing ataupun mual, dan biasanya langsung membeli sembarang obat agar pusing atau mual tersebut bisa hilang. Padahal sebaiknya hal ini dihindari, selain karena tanpa resep dokter, obat-obat tersebut bisa mempengaruhi kondisi janin yang ada di dalam kandungan.

Untuk itu, jika terjadi perubahan kondisi tubuh, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter agar tidak minum sembarang obat.

3. Kelainan Gen atau Kromosom

Kelainan gen atau kromosom ini menjadi salah satu penyebab yang sering terjadi dan mengakibatkan keguguran. Bahkan, sekitar 50 persen keguguran dikaitkan dengan kromosom ekstra atau kromosom yang hilang.

Kelainan kromosom inilah yang bisa menyebabkan beberapa kondisi, yaitu embrio tidak berkembang atau berkembang, namun berhenti. Tentunya ini membuat janin tidak berkembang secara normal.

Meskipun, kelainan kromosom ini tidak bisa dicegah dan tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, ini sering terjadi pada wanita yang telah berusia 35 ke atas.

4. Kondisi Kesehatan Ibu Hamil

Tentunya kondisi kesehatan ibu hamil lah yang menjadi dasar penyebabnya. Karena jika seorang ibu hamil menderita beberapa penyakit, ini tentunya berisiko terjadinya keguguran. Adapun beberapa kondisi yang bisa memicu terjadinya keguguran ialah:

  • Penyakit tiroid yang tidak diobati.
  • Diabetes yang tidak terkontrol.
  • Infeksi.
  • Trauma.
  • Obesitas.
  • Masalah leher rahim.
  • Kelainan bentuk rahim.
  • Tekanan darah tinggi yang parah.
  • Diet buruk atau kekurangan gizi.

5. Minimnya Asupan Nutrisi

Rasa lapar yang berlebih bagi seorang wanita yang sedang hamil merupakan hal wajar. Hal ini yang menyebabkan, wanita hamil mencoba untuk memakan segala jenis makanan. Namun terkadang, wanita yang sedang hamil tersebut tidak memperhatikan nutrisi asupan makanannya. Sehingga tidak ada nutrisi yang diterima untuk janin, dan ini berakibat terjadinya keguguran.

6. Keracunan Makanan

Saat sedang hamil, kondisi tubuh memang harus benar-benar terjaga, termasuk makanan yang dikonsumsinya. Karena jika tidak, bisa jadi ini akan berisiko terjadinya keguguran, hal nya seperti memakan makanan mentah atau yang belum matang secara sempurna.

Misalnya, sate yang belum matang, sushi, steak dan lain sebagainya. Untuk itu, sangat perlu diperhatikan beberapa asupan makanan yang dimakan.

7. Terpapar Racun Lingkungan

Penyebab selanjutnya yang bisa memicu terjadinya keguguran ialah karena terpapar racun lingkungan. Ini terjadi karena terdapat beberapa kandungan kimia yang tentunya berbahaya bagi janin.

Adapun beberapa contoh yang memiliki kandungan kimia berbahaya ialah, penghapus cat atau thinner, merkuri, pestisida, atau obat nyamuk.

8. Thrombophilia

Thrombophilia atau Kelainan Pembekuan Darah ini kerap terjadi pada seseorang. Biasanya kelainan ini merupakan bawaan dari sejak lahir. Tentunya seseorang yang memiliki kelainan ini akan memicu terjadinya keguguran yang berulang.

9. Faktor Usia

Faktor usia ini sangat berpengaruh bagi seseorang yang sedang hamil dan bisa menjadi pemicu terjadinya keguguran. Pasalnya semakin tinggi usia, semakin tinggi juga kemungkinan mengalami keguguran. Hal ini terjadi ketika seseorang berusia di atas 35 tahun, kuantitas dan kualitas sel telur menurun. Dan ini akan membuat materi genetik pada sel telur ini tak sesuai lagi pada saat fertilisasi.

Demikian beberapa kondisi yang bisa memicu terjadinya keguguran bagi wanita yang sedang hamil. Semoga dengan membaca artikel ini, ibu hamil lebih untuk tetap berhati-hati melakukan beberapa kegiatan yang memicu terjadinya keguguran. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru