Waspada! Rambut Rontok Bisa Menjadi Tanda Penyakit Alopecia

Admin 0 Komentar

Bagi kamu yang merasa rambut kerap mengalami kerontokan harus waspada karena bisa jadi itu adalah tanda penyakit Alopecia Areata.

INDIFFS.COM – Bagi kamu yang merasa rambut kerap mengalami kerontokan harus waspada karena bisa jadi itu adalah tanda penyakit Alopecia Areata. Melansir Times of India, Alopecia Areata adalah kondisi auto-imun yang menyebabkan rambut menjadi rontok di bagian-bagian kecil.

Jumlah rambut rontok berbeda-beda setiap orang. Beberapa orang kehilangan nya hanya di beberapa titik, sedangkan yang lain mengalami kerontokan dalam jumlah banyak. Terkadang, rambut tumbuh kembali tetapi kemudian rontok kembali.

Kondisi ini mungkin sulit dideteksi jika rambut rontok dari bagian yang berbeda pada beberapa orang. Namun, dapat terdeteksi jika terlihat bercak-bercak yang menyambung.

Penyebab Alopecia Areata

Alopecia disebebkan oleh sistem imun yang menyerang folikel rambut (penyakit autoimun). Kondisi ini menyebabkan produksi rambut sehingga rambut menjadi rontok dan akhirnya menjadi botak.

Belum diketahui secara pasti penyebab sistem imun menyerang dan merusak folikel rambut. Akan tetapi, kondisi ini diduga dipicu oleh infeksi virus, trauma, perubahan hormon, serta stress fisik atau psikis.

Gejala

Alopecia dapat menyerang segala usia, tetapi lebih sering dialami oleh anak-anak, remaja hingga dewasa muda. kondisi ini dapat menyebabkan kebotakan atau kerontokan rambut di beberapa bagian tubuh.

Gejala utama dari Alopecia adalah kebotakan yang terjadi pada area tertentu pada tubuh yang memiliki rambut. Kerontokan dapat dimulai dari area yang sangat kecil dan tidak terlihat oleh mata. Alopecia juga dapat terjadi pada daerah selain kulit kepala, seperti kumis, bulu mata, alis, janggut, hingga bulu pada tangan dan kaki.

Selain itu, ada beberapa tanda lain yang bisa terjadi saat seseorang mengalami Alopecia Areata, yaitu:

  • Kebotakan terjadi di bagian bawah, samping, atau melingkar belakang kepala (Ophiasis Alopecia).
  • Kebotakan berpola bulat atau seperti pitak yang muncul di satu atau beberapa tempat yang tadinya ditumbuhi rambut.

Pencegahan Alopecia

Alopecia tidak dapat dicegah karena penyebabnya tidak diketahui. Gangguan autoimun ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor. termasuk riwayat keluarga, kondisi autoimun lainnya, bahkan kondisi kulit lainnya. Namun, ada beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Membatasi penggunaan bahan kimia untuk rambut.
  • membatasi penggunaan perangkat perawatan rambut yang berisiko merusak atau membuat rambut kering.

Cara Mengobati

Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit Alopecia. Meski begitu, ada penanganan yang dapat meredakan gejala, mencegah kekambuhan, serta membantu penderita beradaptasi dan menerima kondisinya.

Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan rambut agar kembali tumbuh lebih cepat. Obat-obatan yang diberikan dokter, antara lain:

  • Obat untuk merangsang pertumbuhan rambut kembali.
  • Obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Obat untuk memengaruhi sistem imun pada kulit.
  • Obat untuk mengalihkan sistem pertahanan tubuh.
  • Krim tabir surya dan rambut palsu atau topi untuk melindungi kulit kepala dari sinar matahari.
  • Bulu mata palsu dan kacamata yang berguna untuk melindungi mata pengidap alopecia areata dari debu.

Demi mendukung proses pengobatan yang diberikan oleh dokter, merawat rambut dan kulit kepala menjadi penting agar cepat sembuh. Berikut kebiasaan yang perlu diperhatikan untuk membantu mengatasi kebotakan:

  • Mencuci rambut dengan lembut.
  • Pilih produk Sampo dan kondisioner rambut sesuai dengan jenisnya.
  • Hindari mengeriting, meluruskan, dan mewarnai rambut agar tumbuh secara alami.
  • Tidak mengikat, menyanggul, atau mengepang rambut terlalu kencang.
  • Hindari menarik atau menggosok rambut dan kulit kepala.
  • Gunakan sisir bergigi lebar saat menyisir rambut.
  • Batasi penggunaan hair dryer saat mengeringkan rambut.
  • Ubah pola makan menjadi lebih tinggi dan bergizi bagi kesehatan rambut.

Alopecia areata bukan penyakit yang berbahaya, namun dapat mempengaruhi sisi emosional penderitanya. Kebotakan dapat menyebabkan seseorang tidak percaya diri yang berujung pada depresi. Mengenali gejala dan cara mengatasi kebotakan lebih dini, dapat membantu untuk mencegah keparahan alopecia areata yang dialami.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru