Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Patut Jadi Teladan!

Resa Azzahra 0 Komentar

Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk kecintaan kita pada-Nya serta sebagai cara untuk dapat mendekatkan diri pada Allah SWT

INDIFFS.COM – Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sangatlah penting karena bisa membuat kita menjadi lebih dekat kepada Allah SWT. Kita juga bisa menjauhi segala larangan dan menaati segala perintah-Nya. Allah memerintahkan kita untuk menaati Nabi Muhammad SAW yang dimana menaati Rasulullah merupakan contoh  dari meneladani akhlak-Nya.

Karena kita sebagai umat muslim yang hidup ditengah arus globalisasi sangat mudah terjerumus dan mengikuti pergaulan yang baru. Akhlak mulia yang dimiliki seseorang semakin hancur sedikit demi sedikit seiring dengan perkembangannya zaman. 

Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Sebagai umat muslim agar kita terjauh dari hal-hal yang menyesatkan, tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari sebagai suri tauladan. Berikut perilaku Rasulullah dan bagaimana kita dapat meneladani perilaku tersebut :

1. Melaksanakan Shalat Lima Waktu

Beliau menyatakan, bahwa shalat adalah tiang nya agama, shalat menjadi pembeda antara seorang muslim dan non muslim, shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Shalat juga merupakan mi’rajnya seorang muslim serta kesempatan manusia untuk berdialog, mengadu dan memohon kepada allah SWT. Tak hanya itu saja, shalat merupakan amalan yang akan di tanyakan pertama kali di akhirat kelak. 

Shalat akan memberikan pengaruh baik bagi kesehatan fisik dan ruhania, kesehatan sosial. Apa lagi jika sholat dilaksanakan secara berjamaah. Karena demikian penting nya shalat itu, hingga sampai menjelang ajalnya atau wafat nya, beliau mengingatkan umatnya agar tidak meninggalkan shalat. 

2. Kesabaran-Nya

Kesabaran beliau menjadi salah satu akhlak mulia yang dimiliki-Nya. Seperti yang diketahui Nabi Muhammad sudah di uji sejak masa kelahirannya dari Allah SWT berupa kehilangan orang-orang yang dicintainya. Ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib, meninggal dunia saat Aminah mengandung Nabi Muhammad yang baru berusia 2 bulan. Sebab itu, Nabi Muhammad lahir tanpa didampingi oleh seorang ayah.

Setahun setelahnya, kabar duka pun datang kembali yang dikabarkan Siti Aminah (sang ibu) harus tutup usia setelah mereka berdua ziarah ke makam Abdullah. Sepeninggal ibunya tersebut, akhirnya pengasuhan Muhammad kecil diserahkan kepada Abdul Muthalib, kakek nya.

Sang kakek dikisahkan memiliki tempat spesial karena Nabi Muhammad SAW menghabiskan masa kecil bersamanya. Namun sayangnya, saat Nabi Muhammad menginjak usia ke-8 tahun, ia harus kembali kehilangan seseorang yang istimewa baginya, sang kakek. Sayang nya ujian tersebut tak hanya berhenti disitu. Saat beliau menyebarkan dakwah atas perintah Allah SWT pun masih menghadapi ujian yang sulit. Kisah itulah yang menjadikan beliau sebagai orang yang sabar dalam menghadapi segala hal cobaan yang ada.

3. Santun

Kesantunan Rasulullah tidak pernah pandang bulu. Beliau selalu bersikap santun pada pejabat tinggi dan rakyat kecil, mulai dari orang dewasa hingga anak kecil. Sikap inilah yang patut kita teladani, karena pada dasarnya di era globalisasi banyak sekali anak muda yang telah melupakan dan meninggalkan akhlaknya. Padahal akhlak inilah yang akan membawa perdamaian dan persatuan di era zaman sekarang maupun kedepan.

4. Sikap Jujur

Rasulullah SAW memiliki sifat shidiq atau jujur. Kejujuran beliau sudah di asah sejak kecil, saat ikut berdagang bersama paman nya, yakni Abu Thalib. Kejujuran akan mengantarkan hidup menuju ketenangan. Perlu diketahui bahwa ada 3 macam kejujuran, yaitu jujur dalam ucapan, jujur dalam perbuatan dan jujur dalam niat.

5. Dapat Memegang Amanah

Amanah adalah salah satu sifat Rasulullah SAW yang paling menonjol. Nabi Muhammad yang dikenal sebagai sosok yang jujur serta amanah, baik sebelum diutus menjadi rasul maupun setelahnya. Akhlak itulah yang menjadikan masyarakat Arab lebih memilih beliau untuk menjaga barang titipan nya.

6. Murah Senyum

Beliau adalah sosok yang paling murah senyum serta ceria. Beliau juga selalu mengeluarkan perkataan baik. Orang yang memiliki senyuman hangat, berkata baik dan selalu ceria ialah orang yang akan selalu dirindukan dan sangat dicintai. Buah dari bermuka ceria dapat menumbuhkan kecintaan terhadap sesama kaum muslimin, menumbuhkan kenyamanan saat bertemu sesama muslim dan akan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

7. Ikhlas 

Sebagai umat Islam, sudah sepatutnya kita mencontohkan keikhlasan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, terutama dalam beribadah. Karena ikhlas yang diniatkan sebagai ibadah hanya karena Allah semata yang disembah. Hal ini dapat membersihkan hati ucapan dan amal kita.

8. Yakin Serta Tawakal

Yakin serta tawakal merupakan akhlak yang patut untuk di contoh oleh setiap umat Islam dalam menjalankan segala urusan, baik urusan agama maupun dunia. Allah SWT pun telah memerintahkan kita sebagai umat manusia untuk bertawakkal pada nya. Hal ini diterangkan dalam QS. Al-Madah ayat 23, yang berbunyi: 

قَالَ رَجُلَانِ مِنَ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمَا ٱدْخُلُوا۟ عَلَيْهِمُ ٱلْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَٰلِبُونَ ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَتَوَكَّلُوٓا۟ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Qaala rajulaani minallazina yakhaafụna an’amallaahu ‘alaihimadkhulụ ‘alaihimul-baab, fa izzaa dakhaltumụhu fa innakum gaalibụna wa ‘alallaahi fa tawakkaluu ing kuntum mu’minlln

Artinya: “Berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”

Sahabat muslim, itulah cara meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang merupakan salah satu bentuk ketaatan kita kepada beliau. Akhlak terpuji merupakan cara paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru