Mengenal Burj Al Babas Kota Hantu Terbesar Di Dunia!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Kini Burj Al Babas bukan lagi kota dengan vila termewah yang ada di Turki melainkan, kota hantu yang indah namun sayang nya terbengkalai.

Indiffs – Burj Al Babas ini merupakan sebuah kawasan yang disiapkan untuk menjadi pemukiman para jutawan di Turki kini berubah jadi kota hantu. Kota yang menjadi rumah dari ratusan kastil bak negeri dongeng di film Disney ini terbengkalai dan ditinggalkan. Burj Al Babas adalah proyek yang awalnya diperuntukan bagi keluarga kaya raya yang ingin menghabiskan waktu pelesiran di Turki. Dihuni 732 properti menyerupai istana Disney ini, Burj Al Babas dijuluki sebagai kota hantu terbesar di dunia.

Mengutip dari suara.com, Selasa (16/8/2022), inisiator perumahan mewah unik ini adalah Yerdelen brothers selaku pihak yang mengelola perusahan konstruksi Sarot Property Group. Tujuan proyek ini adalah menarik para pembeli vila dari negara Timur Tengah, yang kerap berlibur ke Turki. Para orang kaya tersebut kerap mengunjungi Turki karena tertarik dengan iklim Mediterania dan pemandangan yang indah sehingga diyakini akan bersedia membeli vila.

Awalnya, harga satu vila ini mencapai 400 ribu hingga 500 ribu dolar atau setara Rp5,9 miliar hingga Rp7,2 miliar. Sebanyak 50 persen dari 700 vila pun berhasil terjual. Semua baik-baik saja sampai akhirnya harga minyak anjlok sehingga sangat berdampak pada perekonomian Turki. Kondisi tersebut membuat harga villa menjadi anjlok dan terus turun.

Perlu diketahui, pembangunan Burj Al Babas sudah dimulai sejak 2014 silam. Mereka merekrut 2.500 pekerja yang membangun proyek dengan cepat. Kota ini dilengkapi dengan pemandian Turki, toko kesehatan, dan pusat perbelanjaan. Awalnya, 350 kelompok investor telah sepakat akan membeli properti seharga 370.000 dolar AS hingga 530.000 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 miliar hingga Rp 7 miliar.

Akan tetapi, badai besar yang terjadi pada akhir 2018 membuat properti dalam kota itu rusak dan runtuh. Selain itu, kondisi ekonomi yang sulit juga diperkirakan membuat mimpi Burj Al Babas kandas.

Pada tahun 2019, Burj Al Arab sudah berjalan sekitar 50 persen menuju penyelesaian, namun belum ada perkembangan lagi sejak saat itu. Tidak satu pun dari 530 vila yang dibangun sejauh ini.

Hal yang disayangkan, pembangunan masih kurang dari setengah jalan untuk dikatakan selesai. Tidak ada satupun vila yang sudah rampung dibangun sejak saat itu. Kini nasib Burj Al Babas memang bukan menjadi tempat peristirahatan. Meski begitu, kawasan ini justru memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, yakni sebagai salah satu kota hantu terbesar dan terkenal di dunia.

“Kami hanya perlu menjual 100 vila untuk melunasi utang kami, kami yakin kita bisa mengatasi krisis ini dalam empat hingga lima bulan dan meresmikan sebagian proyek,” ujar Mezher Yerdelen, wakil ketua Sarot Property Group. Melansir dari kumparan.

Meski telah mengajukan kebangkrutan, Sarot Property Group berharap pada akhirnya akan memberikan ‘surga’ yang pernah dijanjikan pada para kliennya. Pemerintah Turki pun sangat mendukung proyek tersebut.

Jadi kini hanyalah Kota Hantu yang tampak bak istana disney yang berada di Turki yakni Burj Al babas, yang merupakan sebuah komplek pembangunan vila terbengkalai.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru