7 Adab Ketika Mendengar Adzan, Umat Muslim Wajib Tahu!

Admin 0 Komentar

Adab ketika mendengar adzan ini sudah sepatutnya diketahui seluruh umat muslim agar saat mendengar adzan. Yuk, simak beberapa adab berikut.

Indiffs – Tahukah kamu bahwa saat kita mendengar adzan, ada adab-adab yang harus diperhatikan? Adab ketika mendengar adzan ini sudah sepatutnya diketahui seluruh umat muslim agar saat mendengar adzan kita tidak melampaui batas dan mengikuti sunnah. Penasaran apa saja? Yuk, simak di bawah ini!

Adab Ketika Mendengar Adzan

Sebagai seseorang yang tinggal di lingkungan muslim, kita tentu saja setiap hari mendengar kumandang adzan, minimal lima kali dalam sehari. Adzan adalah seruan dari Allah agar kita meninggalkan aktivitas yang sedang kita lakukan dan segera bersiap untuk melakukan salat. Namun masih banyak diantara kita yang masih sering menghiraukan nya dan masih sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Padahal, sesungguhnya ketika kita mengabaikan suara adzan maka kita semakin dekat dengan siksaan-Nya. Di riwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika adzan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya”. Berikut ini akan diuraikan beberapa adab ketika mendengar suara adzan, agar kamu kelak tidak mendapat kerugian.

1. Tidak berbicara

Adab ketika mendengar suara adzan yang pertama adalah tidak berbicara. Sebagai seorang muslim, kita disarankan agar mendiamkan diri termasuk tidak bicara saat adzan berkumandang. Hal ini sebagai bentuk hormat kita terhadap adzan yang merupakan seruan atau panggilan langsung dari Allah SWT.

2. Menghentikan Aktivitas

Agar dapat mendengar dan menjawab suara adzan dengan fokus, sebaiknya kita menghentikan aktivitas yang sedang kita lakukan. Sebagaimana yang di ucapkan nabi kepada Malik Ibnu Huwairits dan teman-temannya “Apabila datang waktu salat, hendaklah salah seorang dari kalian menyerukan adzan untuk kalian” (H.R. Muslim).

3. Menjawab Adzan

Dengan ikut menjawab adzan atau mengucapkan apa yang muadzin ucapkan, maka kita akan mendapat pahala. Rasulullah SAW bersabda “Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang di ucapkan oleh muadzin. Kemudian bersalawatlah untukku. Karena barang siapa yang bersalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kamudian mintalah wasilah kepada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya di peruntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendaat syafa’atku”. (HR. Muslim).

4. Baca Doa Setelah Adzan

Agar kita mendapat ampunan dari Allah, sebaiknya kita membaca doa setelah adzan. “Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu bilahi roba wa bi muhammadin rasulaa wa bil islami diinaa. Maka dosanya akan di ampuni”. (H.R. Muslim).

5. Ber-sholawat Pada Nabi SAW

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَأَ فَقُوْلُوْا مَثَلُ مَا يَقُوْلُ ثُمَّ صَلُّوْا عَلَيَّ

Artinya: Ketika kalian mendengarkan adzan maka jawablah, kemudian setelah itu bacalah sholawat kepadaku. (H.R. Muslim dan Abu Dawud).

6. Membaca Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa

Doa tersebut dibaca selepas adzan berkumandang agar kita meraih ampunan di sisi Allah Ta’ala:

“Siapa yang mengucapkan setelah mendengar azan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa. (Artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.” (HR. Muslim no. 386).

7. Menyegerakan Shalat

Adzan sendiri adalah panggilan Allah kepada umat muslim untuk melaksanakan salat. Maka sebaiknya ketika adzan berkumandang, hentikan lah segala aktivitas dan bersiaplah menunaikan salat. Dalam Q.S. Maryam: 59, yang artinya “Dan datanglah orang-orang setelah mereka yang menyia-nyiakan salat”, Al-Qosim berkata bahwa maksud dari ayat tersebut adalah “Mereka yang menyia-nyiakan waktu salat. Sedangkan jika sampai meninggalkan salat, maka kafir”.

Itulah beberapa adab ketika mendengar adzan yang harus umat muslim tahu. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru